Индонезийский Общество
06.07.2026 Читать источник
Власти Джакарты очистят деревья от застрявших воздушных змеев
/data/photo/2026/07/06/6a4b35bc235a1.jpg)
В районе Кожа в Джакарте десятки воздушных змеев застряли в ветвях деревьев, создавая угрозу для пешеходов и портя вид улицы. Местные жители призвали к уборке, а администрация города пообещала оперативно устранить проблему.
Перевод ИИ
Текст статьи доступен на языке оригинала.
Нажмите кнопку «Перевести статью» выше, чтобы сгенерировать перевод с помощью ИИ.
Оригинальный контент
JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah pepohonan di Jalan Laode M. Nasir, Rawa Badak Utara, Koja, Jakarta Utara, dipenuhi layangan rusak yang tersangkut beserta benangnya yang menjuntai hingga ke area jalan dan trotoar.
Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi, Senin (6/7/2026), puluhan layangan tampak tersangkut di ranting-ranting pohon, baik yang sudah tidak berdaun maupun yang masih rimbun.
Benang-benang layangan juga terlihat menjuntai ke bawah hingga mendekati akses yang dilalui kendaraan dan pejalan kaki.
Baca juga: Benang Layangan di Flyover Kalibata Bikin Waswas, Jalan Layang Bukan Ruang Rekreasi
Kondisi tersebut dinilai mengganggu keindahan lingkungan.
Selain itu, sisa benang layangan juga kerap berserakan di sekitar jalan.
Warga sekitar, Mursinah (35), mengatakan layangan kerap tersangkut di pepohonan karena kawasan tersebut memang menjadi lokasi bermain layang-layang.
Baca juga: Layangan Putus, Nyawa Melayang: Bocah Tewas Tersetrum Tiang Listrik
"Ada juga yang di pohon, terus ada juga benang-benang tuh yang di bawah banyak. Kalau jalan suka-suka keikut ke sendal," jelas dia saat ditemui Kompas.com di lokasi, Senin.
Menurut Mursinah, banyaknya layangan yang tersangkut membuat lingkungan terlihat kotor dan kurang sedap dipandang.
"Iyalah, jadi enggak ini pemandangannya. Jadi apa sih, kotor gitu ya, banyak-banyak kayak model sampah gitu," ujarnya.
Ia juga menilai benang layangan yang menjuntai berpotensi membahayakan pengguna jalan.
Baca juga: Bocah 13 Tahun Tewas Tersetrum Tiang Lampu di Tangsel saat Kejar Layangan
"Kadang-kadang ada yang lagi lewat, jerat ke leher. Kalau yang enggak pakai hijab atau apa kan pasti bahaya ya," ucap dia.
Senada dengan Mursinah, warga lainnya, Nursinah (40), mengatakan layangan yang tersangkut di pepohonan mengganggu kenyamanan pengguna jalan sekaligus merusak pemandangan lingkungan.
"Ya mengganggu jalanan lah orang yang lewat, yang apa gitu ya, nyangkut-nyangkut di pohon-pohon," kata dia kepada Kompas.com, Senin.
Baca juga: Viral Sejoli Berbuat Asusila di Taman Layangan Ciracas, Sempat Ditegur Petugas
Nursinah berharap layangan yang masih tersangkut di pepohonan segera dibersihkan.
"Ya berkuranglah. Ya harapannya kalau bisa ya dibersihkan aja," tuturnya.
Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Administrasi Jakarta Utara, Reina Camelia, memastikan pihaknya akan segera membersihkan layangan yang tersangkut di pepohonan.
Baca juga: Gara-gara Benang Layangan Nyangkut di Jalur Kereta Cepat Whoosh, Perjalanan Sempat Terhenti
"Akan segera kami tindaklanjuti untuk pembersihannya," tutur dia saat dikonfirmasi Kompas.com melalui pesan singkat, Senin.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang
Аналитика ИИ и парсинга
Технические детали обнаружения, сопоставления и связывания статьи
Поисковый запрос
«лапсань застряли в деревьях на улице Лауде М. Насир в Джакарте»
Запрос, сгенерированный ИИ для поиска статьи в веб-источниках
Связанные результаты поиска
Результаты поиска отсутствуют в БД
Парсер не сохранил результаты веб-поиска для этой статьи.