Индонезийский Наука и Образование
13.08.2026 Читать источник
ParagonCorp и Corpora Science запускают совместные исследования мультиомики для инноваций в бьюти-индустрии
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/paragon-copr-multi-omics.jpg)
Компании подписали соглашение о сотрудничестве для разработки методов мультиомики, направленных на создание персонализированных косметических решений, учитывающих особенности кожи жителей Индонезии. Эксперты отмечают, что этот шаг станет фундаментом для долгосрочного развития научной базы и появления мировых исследований в регионе.
Перевод ИИ
Текст статьи доступен на языке оригинала.
Нажмите кнопку «Перевести статью» выше, чтобы сгенерировать перевод с помощью ИИ.
Оригинальный контент
ParagonCorp Kembangkan Multi-omics, Perkuat Riset Kecantikan Berbasis Sains di Indonesia
ParagonCorp dan Corpora Science mengembangkan riset multi-omics untuk memperkuat inovasi beauty berbasis sains yang relevan bagi masyarakat Indonesia.
Penulis: Nur Ika Anisa | Editor: Wiwit Purwanto
Ringkasan Berita:
- ParagonCorp dan Corpora Science menandatangani PKS untuk mengembangkan riset berbasis multi-omics dalam memahami kondisi kulit secara lebih komprehensif.
- Kolaborasi mencakup pemanfaatan laboratorium, pertukaran keahlian, pengembangan metodologi, serta penyusunan publikasi ilmiah bersama.
- Pengembangan multi-omics menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem riset beauty berbasis sains dan fondasi inovasi yang relevan bagi masyarakat Indonesia.
SURYA.CO.ID SURABAYA - ParagonCorp mengembangkan pendekatan multi-omics untuk memahami faktor biologis yang memengaruhi kondisi kulit masyarakat Indonesia.
Kolaborasi dengan Corpora Science menjadi langkah memperkuat riset kecantikan berbasis sains sekaligus membangun fondasi inovasi yang lebih relevan bagi konsumen Indonesia.
Kondisi kulit setiap individu terbentuk dari berbagai faktor yang saling berkaitan. Tidak hanya genetik, paparan sinar matahari, iklim tropis, lingkungan, gaya hidup, pola aktivitas, hingga berbagai proses biologis di dalam tubuh turut memengaruhi karakteristik kulit.
Dalam konteks tersebut, multi-omics menjadi pendekatan yang membantu peneliti memahami kondisi biologis manusia dari berbagai sudut pandang. Pemahaman yang lebih menyeluruh terhadap masyarakat Indonesia dinilai penting untuk menghadirkan inovasi yang semakin sesuai dengan kebutuhan konsumen.
Baca juga: Paradaze Market Surabaya Tawarkan Pengalaman Interaktif dan Edukasi Kecantikan
Pengembangan pendekatan tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara ParagonCorp dan Corpora Science. Kolaborasi ini menjadi langkah untuk memperkuat riset kecantikan berbasis sains di Indonesia.
"Bagi ParagonCorp, kolaborasi ini bukan sekadar penandatanganan kerja sama, melainkan langkah awal membangun ekosistem riset yang semakin kuat di Indonesia. Kami berharap semakin banyak penelitian berkelas dunia dapat lahir dari Indonesia, dimulai dari Yogyakarta. Pengembangan ekosistem riset merupakan bagian dari tanggung jawab kami untuk menghadirkan inovasi yang benar-benar bermanfaat dan relevan bagi masyarakat," ujar dr. Sari Chairunnisa, Deputy CEO ParagonCorp, Kamis (13/8/2026).
Menurut dr. Sari, kolaborasi tersebut menjadi milestone penting dalam membangun fondasi riset jangka panjang.
"Perjalanan dari genomik menuju multi-omics mengingatkan kami bahwa membangun ilmu pengetahuan tidak pernah instan,” sebutnya.
Dari Genomik Menuju Multi-omics
Melalui kerja sama ini, ParagonCorp dan Corpora Science akan mengembangkan penelitian berbasis multi-omics yang menghubungkan berbagai lapisan data biologis secara bertahap.
Kolaborasi tersebut juga mencakup pemanfaatan fasilitas laboratorium, pertukaran pengetahuan dan keahlian antarpeneliti, pengembangan metodologi penelitian, serta penyusunan publikasi ilmiah bersama.
Baca juga: Sambut HUT RI, Sociolla Ajak Masyarakat Bangga Gunakan Brand Kecantikan Lokal Indonesia
Sinergi antara industri dan lembaga riset ini diharapkan memperkuat kapasitas penelitian sekaligus mendorong berkembangnya ekosistem riset beauty berbasis sains di Indonesia.
“Setiap tahapan riset adalah fondasi yang memungkinkan kita memahami manusia dengan lebih utuh dan menghadirkan inovasi yang semakin berbasis sains, sehingga dapat semakin personalized, precise, dan relevant bagi konsumen," lanjutnya.
Direktur Operasional Corpora Science, Saptogiri, mengatakan kemajuan riset membutuhkan kolaborasi yang mampu mempertemukan berbagai disiplin ilmu dan kompetensi.
"Setiap lapisan data biologis memberikan informasi yang berbeda. Ketika berbagai informasi tersebut mulai dihubungkan, kita dapat memperoleh pemahaman yang lebih menyeluruh mengenai proses biologis yang terjadi. Kapabilitas seperti ini tidak dapat dibangun secara instan, tetapi melalui kolaborasi, pertukaran pengetahuan, dan pengembangan metode penelitian yang berkelanjutan," ujarnya.
Аналитика ИИ и парсинга
Технические детали обнаружения, сопоставления и связывания статьи
Поисковый запрос
«ParagonCorp Corpora Science мультиомика косметика Индонезия»
Запрос, сгенерированный ИИ для поиска статьи в веб-источниках
Связанные результаты поиска
Результаты поиска отсутствуют в БД
Парсер не сохранил результаты веб-поиска для этой статьи.