Индонезийский Технологии
06.07.2026 Читать источник
Инженер из Индонезии создал технологию строительства эстакад без остановки движения
/data/photo/2026/07/06/6a4b61398fb03.png)
Инженер-гражданин Индонезии Тжокорда Рака Сукавати разработал инновационную технологию «Сосробаху», позволяющую устанавливать опоры мостов без перекрытия дорожного движения. Данная методика, основанная на принципе закона Паскаля, уже применяется в инфраструктурных проектах по всему миру для повышения эффективности и снижения пробок.
Перевод ИИ
Текст статьи доступен на языке оригинала.
Нажмите кнопку «Перевести статью» выше, чтобы сгенерировать перевод с помощью ИИ.
Оригинальный контент
KOMPAS.com - Indonesia memiliki banyak insinyur yang melahirkan inovasi berkelas dunia. Salah satunya adalah Ir. Tjokorda Raka Sukawati, sosok di balik penemuan Teknologi Sosrobahu yang merevolusi pembangunan jalan layang.
Teknologi tersebut memungkinkan pemasangan balok penyangga jalan layang dilakukan tanpa harus menutup arus lalu lintas di bawahnya. Berkat inovasi ini, proses pembangunan menjadi lebih efisien, sekaligus meminimalkan kemacetan di kawasan perkotaan yang padat.
Tak hanya digunakan di Indonesia, Teknologi Sosrobahu juga telah diterapkan dalam berbagai proyek infrastruktur di sejumlah negara.
Lantas, bagaimana Tjokorda Raka Sukawati bisa menemukan Teknologi Sosrobahu?
Baca juga: Kisah Ir Sedyatmo, Penemu Pondasi Cakar Ayam yang Namanya Diabadikan Jadi Jalan Tol
Dilansir dari laman resmi Institut Teknologi Bandung (ITB), Rabu (4/11/2020), Tjokorda Raka Sukawati merupakan insinyur sipil lulusan ITB yang meraih gelar insinyur pada 1962.
Setelah lulus, ia berkarier di PT Hutama Karya, perusahaan BUMN yang bergerak di bidang jasa konstruksi dan infrastruktur. Ia juga dikenal sebagai pendiri Fakultas Teknik Universitas Udayana.
Ide Teknologi Sosrobahu lahir ketika Tjokorda memimpin proyek pembangunan jalan layang pada ruas tol Cawang-Tanjung Priok di Jakarta pada 1976.
Saat itu, pemerintah sedang membangun jalan tol yang menghubungkan Jagorawi dengan Pelabuhan Tanjung Priok. Tantangan terbesar proyek tersebut adalah padatnya lalu lintas di bawah jalur yang akan dibangun.
Jika menggunakan metode konvensional berupa teknik bekisting, sebagian ruas jalan harus ditutup selama proses pemasangan balok beton.
Kondisi itu diperkirakan akan membuat pembangunan memakan waktu lebih lama, biaya lebih besar, serta menimbulkan kemacetan yang parah.
Sebagai Ketua Manajemen Proyek, Tjokorda dituntut menemukan cara agar pembangunan tetap berjalan tanpa mengganggu kendaraan yang melintas di bawahnya.
Inspirasi itu kemudian datang dari kejadian sederhana saat ia memperbaiki mobilnya.
Ketika menggunakan dongkrak hidraulik, Tjokorda melihat badan mobil dapat berputar karena lantai yang licin akibat tumpahan oli, sementara dongkrak menjadi titik tumpunya.
Pengalaman tersebut memunculkan gagasan untuk membuat sistem yang memungkinkan balok beton jalan layang diputar setelah dicetak, sehingga pemasangannya tidak perlu dilakukan melintang di atas jalan yang sedang digunakan masyarakat.
Untuk mewujudkan ide tersebut, Tjokorda memanfaatkan prinsip Hukum Pascal, yaitu tekanan pada zat cair di ruang tertutup akan diteruskan ke segala arah.
Аналитика ИИ и парсинга
Технические детали обнаружения, сопоставления и связывания статьи
Поисковый запрос
«технология Сосробаху Индонезия инженер Тжокорда Рака Сукавати строительство мостов без перекрытия движения»
Запрос, сгенерированный ИИ для поиска статьи в веб-источниках
Связанные результаты поиска
Результаты поиска отсутствуют в БД
Парсер не сохранил результаты веб-поиска для этой статьи.