Индонезийский Культура
14.08.2026 Читать источник
Josh Holmes выпускает акустическую версию хита «Say Yes» в рамках проекта The Bali Sessions

Британский музыкант Джош Холмс представил акустическую свадебную версию своего сингла «Say Yes», ставшую первым треком нового проекта The Bali Sessions. Мягкая аранжировка, созданная под влиянием атмосферы Бали, призвана подчеркнуть темы любви и обязательств в более интимном ключе.
Перевод ИИ
Текст статьи доступен на языке оригинала.
Нажмите кнопку «Перевести статью» выше, чтобы сгенерировать перевод с помощью ИИ.
Оригинальный контент
Musisi Josh Holmes. (Istimewa)
JawaPos.com - Penyanyi solo pop-punk asal Warwickshire, Inggris, Josh Holmes, resmi merilis single terbaru berjudul “Say Yes" wedding version. Lagu tersebut menjadi pembuka sekaligus single perdana dari proyek akustiknya, The Bali Sessions (Acoustic EP), yang berisi empat lagu.
Berbeda dari versi original yang lebih enerjik, “Say Yes" versi wedding version hadir dengan aransemen akustik yang lebih lembut, hangat, dan intim. Josh Holmes mengemas lagu ini untuk menghadirkan nuansa romantis yang cocok menemani berbagai momen spesial mulai dari pernikahan, lamaran, hingga perayaan hubungan yang semakin matang.
Pemilihan format wedding version bukan sekadar perubahan aransemen. Bagi Josh Holmes, lagu tersebut menjadi bagian dari perjalanan kreatif yang sangat personal. Ia ingin menghadirkan lagu “Say Yes” dalam bentuk yang lebih sederhana agar pesan tentang cinta dan komitmen terasa semakin dekat dengan pendengar.
Nama Josh Holmes sebelumnya dikenal lewat musik pop-punk yang mendapat pengaruh dari sejumlah band seperti Simple Plan, Blink-182, dan Busted. Menariknya, ia membangun karier secara independen tanpa sokongan label maupun promotor besar.
Meski demikian, perjalanan musiknya terus berkembang. Karya-karya Josh Holmes telah meraih ratusan ribu streams dan mendapat perhatian dari BBC Introducing. Popularitasnya juga semakin terasa di Indonesia setelah ia berhasil menjual habis tiket konser headline di Jakarta pada Mei 2026 hanya dalam waktu lima hari.
Hubungan Josh Holmes dengan Indonesia, khususnya Bali, kemudian menjadi bagian penting di balik lahirnya The Bali Sessions. Sejumlah materi dalam proyek tersebut, termasuk proses kreatif lagu “Last First Kiss”, mulai dikerjakan ketika ia berada di Pulau Dewata.
Suasana Bali memberikan ruang bagi Josh Holmes untuk mengeksplorasi sisi musik yang lebih personal. Ketenangan lingkungan, atmosfer malam, serta pengalaman berada jauh dari rutinitas menjadi inspirasi untuk mengolah kembali sejumlah lagu dengan pendekatan yang lebih raw dan jujur.
“Saya mulai menulis dan mengerjakan ulang Say Yes saat berada di Bali. Ada sesuatu dari suasana di sana. Ketenangan, cahaya bulan, dan perasaan hadir sepenuhnya yang membuat saya ingin menyederhanakan lagu ini dan membuatnya lebih intimate,” ujar Josh Holmes.
Menurut Josh, versi wedding dari lagu tersebut menggambarkan cinta yang tenang sekaligus penuh kepastian. Ia pun berharap lagu Say Yes versi wedding version dapat menjadi soundtrack bagi siapa saja yang tengah merayakan komitmen bersama orang terkasih.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!
Аналитика ИИ и парсинга
Технические детали обнаружения, сопоставления и связывания статьи
Поисковый запрос
«Джош Холмс Say Yes акустическая версия The Bali Sessions»
Запрос, сгенерированный ИИ для поиска статьи в веб-источниках
Связанные результаты поиска
Результаты поиска отсутствуют в БД
Парсер не сохранил результаты веб-поиска для этой статьи.