Индонезийский Политика
12.08.2026 Читать источник
Правительство Суматры-Западной заявило о готовности принять форум Индийского океана в 2027 году

Губернатор провинции Суматра-Западная Махельди подтвердил готовность региона стать хозяином международного форума IORA, который пройдет в 2027 году. Власти региона считают, что стратегическое географическое положение и потенциал в сфере туризма и синей экономики делают Суматру-Западную идеальным местом для проведения мероприятия.
Перевод ИИ
Текст статьи доступен на языке оригинала.
Нажмите кнопку «Перевести статью» выше, чтобы сгенерировать перевод с помощью ИИ.
Оригинальный контент
Bisnis.com, PADANG — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menyatakan kesiapan untuk menjadi host region atau tuan rumah Indian Ocean High Level Forum yang diselenggarakan pada 2027 mendatang.
Gubernur Sumbar Mahyeldi mengatakan pada kegiatan bertaraf internasional yang akan mempertemukan negara-negara kawasan Indian Ocean Rim Association (IORA), Ranah Minang dinilai layak untuk menjamu kedatangan para tamu dari berbagai negara yang tergabung dalam IORA tersebut.
“Informasi dari Kementerian Dalam Negeri bahwa Indian Ocean High Level Forum 2027 itu akan membahas berbagai hal, mulai dari bidang pariwisata, penanggulangan bencana, dan ekonomi biru. Pembahasan ini saya rasa sangat pas di Sumbar, karena Sumbar juga memiliki potensi itu, dan nantinya bisa di kerjasamakan,” katanya, Selasa (11/8/2026).
Mahyeldi bilang keinginan Sumbar untuk menjadi tuan rumah, juga telah disampaikan langsung ke Kemendagri. Terlebih usulan tersebut bukanlah persoalan promosi potensi daerah, tapi juga didasarkan pada posisi strategis Sumbar yang berada di pantai barat Indonesia dan berhadapan langsung dengan Samudra Hindia.
“Posisi geografis itu menjadi modal penting bagi Sumbar untuk berkontribusi lebih besar dalam membangun kerja sama kawasan Samudra Hindia,” ujarnya.
Dia menyampaikan Sumbar memiliki posisi strategis di pantai barat Indonesia, berhadapan langsung dengan Samudra Hindia, serta memiliki kekayaan budaya, pariwisata, ekonomi, sumber daya kelautan, dan masyarakat yang terbuka terhadap dunia, sehingga kegiatan Indian Ocean High Level Forum ini dinilai layak digelar di Sumbar.
Baca Juga
“Kami juga sudah punya rute penerbangan internasional di Bandara Internasional Minangkabau. Artinya para tamu-tamu sudah bisa datang ke Sumbar nantinya,” ungkap dia.
Gubernur dua periode ini juga menegaskan bahwa Sumbar tidak ingin forum tersebut sekadar menjadi kegiatan internasional yang diselenggarakan di daerah, tetapi menjadi momentum untuk menempatkan Sumbar sebagai bagian dari jejaring strategis kerja sama kawasan Samudra Hindia.
Oleh karena itu, kegiatan yang dihadiri oleh negara IORA tersebut diharapkan dapat menjadi international platform yang mempertemukan pemerintah, pemerintah daerah, dunia usaha, investor, akademisi, organisasi internasional, komunitas, dan masyarakat untuk membahas sekaligus membangun kerja sama konkret.
“Jika disetujui, kami akan gagas forum ini bukan sekadar konferensi, tetapi international platform yang mempertemukan berbagai pihak. Fokusnya adalah memperkuat tata kelola laut, ekonomi biru, keberlanjutan lingkungan, konektivitas dan perdagangan, serta kemitraan antardaerah dan antarnegara,” tegas Mahyeldi.
Dia pun menaruh harapan yang besar agar forum tersebut nantinya mampu mendorong perubahan dari sekadar dialog menjadi aksi nyata melalui berbagai bentuk kolaborasi, seperti investasi, perdagangan, business matching, pengembangan ekonomi biru, pariwisata, pendidikan, kebudayaan, inovasi, hingga konektivitas maritim.
Selain kerja sama antar pemerintah negara, kata Mahyeldi, pemerintah juga ingin mendorong agar jejaring IORA dapat diperluas hingga tingkat pemerintah daerah dan masyarakat.
Menurutnya, penguatan konektivitas tersebut akan membuka peluang yang lebih besar bagi daerah untuk memperluas jejaring ekonomi dan pembangunan dengan negara-negara di kawasan Samudra Hindia.
“Kerja sama kawasan Samudra Hindia harus memberikan manfaat yang semakin nyata bagi masyarakat. Makanya, pemerintah daerah juga perlu memiliki ruang untuk membangun jejaring dan kolaborasi secara langsung dengan berbagai daerah dan pemangku kepentingan di negara-negara kawasan,” sebut dia.
Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri RI, Santo Darmosumarto menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan berbagai gagasan kerja sama yang disampaikan Pemprov Sumbar. Pada intinya, Kemendagri memberikan dukungan terhadap berbagai gagasan yang ditawarkan Pemprov Sumbar dalam rangka memperkuat kerja sama dengan negara-negara kawasan Samudra Hindia.
Dia menjelaskan pada tahun 2027 mendatang Kementerian Luar Negeri juga akan memulai kegiatan workshop yang berkaitan dengan pengembangan kemitraan negara-negara anggota IORA, khususnya dalam bidang pariwisata, penanggulangan bencana, dan ekonomi biru.
“Pada saat yang sama, kami juga mendapatkan informasi dan siap untuk memberikan dukungan bagi berbagai kerja sama, berbagai kegiatan, berbagai forum yang akan diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, termasuk forum kerja sama di antara para pimpinan pemerintah daerah yang ada di kawasan Indian Ocean,” ungkap Santo.
Menurutnya penguatan kerja sama tersebut dapat menjadi bagian penting dalam memperkuat hubungan Indonesia dengan negara-negara kawasan Samudra Hindia.
“Jadi, Di saat yang sama, kerja sama tersebut juga membuka ruang kolaborasi yang lebih luas antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, dan berbagai pemangku kepentingan,” tutupnya.
Аналитика ИИ и парсинга
Технические детали обнаружения, сопоставления и связывания статьи
Поисковый запрос
«Суматра-Западная форум IORA 2027»
Запрос, сгенерированный ИИ для поиска статьи в веб-источниках
Связанные результаты поиска
Форум Винского, самостоятельные путешествия: форум советы, отчёты, маршруты.